News Update :

MAKALAH KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER NESSUS

Tuesday, July 2, 2013

 MAKALAH
KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER
NESSUS




Disusun Oleh :

                        Muhammad Wahyu Dewayanto                 L20010000    
                        Arif syukur setyawan                                   L200100040


FAKULTAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Pada era global ini, keamanan sistem informasi berbasis Internet harus sangat diperhatikan, karena jaringan komputer Internet yang sifatnya publik dan global pada dasarnya tidak aman. Pada saat data terkirim dari suatu terminal asal menuju ke terminal tujuan dalam Internet, data itu akan melewati sejumlah terminal yang lain yang berarti akan memberi kesempatan pada user Internet yang lain untuk menyadap atau mengubah data tersebut.
Sistem keamanan jaringan komputer yang terhubung ke Internet harus direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi sumber daya yang berada dalam jaringan tersebut secara efektif.
Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk mempelajari cara untuk mengamankan suatu sistem dan jaringan komputer.  kita tetap diharuskan untuk mengecek seberapa aman sistem yang kita miliki. Selain untuk memudahkan pengamanan, juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan dari sistem yang kita miliki.

I.              Tujuan
Tujuan dari penggunaan Nessus adalah untuk mengetahui kelemahan dari suatu perangkat atau suatu sistem didalam komputer. Sehingga setelah menggunakan nessus diharapkan para pengguna mampu dengan lebih baik menjaga sistem didalam komputernya dan menutup dan membuka port sesuai kebutuhan agar tak digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

II.           Rumusan Masalah
Dari hasil latar belakang dan tujuan di atas, maka dapat ditentukan rumusan masalahnya, yakni :
1.        Apa itu nessus
2.        Apa fungsi atau kegunaan serta kelemahan dari nessus
3.        Bagaimana cara kerja nessus
4.        Percobaan nessus penggunaan Nessus
BAB II
ISI

1.    FUNGSI/ KEGUNAAN/ KERUGIAN
a)    Fungsi dan Kegunaan
Nessus merupakan sebuah program yang dapat digunakan untuk mencari kelemahan pada sebuah sistem komputer. Nessus juga dapat melakukan pengecekan terhadap kerentanan system komputer, dan meningkatkan keamanan sistem yang kita miliki.
Nessus dapat pula digunakan untuk melakukan audit sebagai berikut:
1)        credentialed and un-credentialed port scanning.
2)        network based vulnerability scanning.
3)        credentialed based patch audits for Windows and most UNIX platforms.
4)        redentialed configuration auditing of most Windows and UNIX platforms.
5)        robust and comprehensive credentialed security testing of 3rd party applications.
6)        custom and embedded web application vulnerability testing.
7)        SQL database configuration auditing.
8)        software enumeration on Unix and Windows.
9)        Testing anti-virus installs for out-of date signatures and configuration errors.

b)   Kerugian
(Belum di temukan kerugian)

2.    CARA KERJA
Nessus melakukan scaning berdasarkan Security Policy Plugin yang kita aktifkan (enabled) sebelum melakukan scaning. Security Policy sendiri merupakan suatu set aturan yang menetapkan hal-hal apa saja yang diperbolehkan dan apa saja yang dilarang terhadap penggunaan atau pemanfaatan akses pada asebuah system selama operasi normal.
Contoh misal, nesus dapat mengetahui port mana saja yang terbuka pada sebuah komputer yang terhubung ke sebuah jaringan, misalnya internet. Dengan mengetahui port mana saja yang terbuka, kita dapat mengetahui kemungkinan penyebab kerusakan atau mengetahui jalur mana saja yang dimungkinkan untuk mengakses komputer kita.
3.    PERCOBAAN
a)        Metode
Berikut proses yang dilakukan saat melakukan scaning menggunakan Nessus.
1)      Langkah Pertama Memilih New Policy pada menu Policies.
2)      Kemudian mengisi Form di mulai dari General Setting, Credentials, Plugins, dan Preferences. Seperti gambar dibawah ini




Dan kemudian bagian Plugins

3)      Selanjutnya, langkah untuk melakukan scanning, terlebih kita membuat new scan pada menu scan, dengan mengisi form seperti gambar dibawah ini,

4)      Setelah semua form telah terisi dan target telah ditentukan, kemudian memilih create scan dan menunggu proses yang sedang berjalan seperti gambar dibawah ini,
Dan yang sudah terisi formnya :

b)        Hasil
Hasil Scan dapat dilihat pada menu Results. Contoh hasil Scan yang telah dilakukan sebelumnya, seperti gambar berikut,

Kemudian selanjutnya seperti  di gambar
Kemudian untuk bagian di  vulnerabilities seperti di bawah ini.
Kemudian untuk bagian Export Result, hasilnya seperti gambar di bawah ini

c)        Analisa
Dari gambar pada hasil di atas, terlihat beberapa hasil setelah di scan. Kita ambil contoh hasil scan “mDNS Detection” dengan plugin id: 12218. Disana dijabarkan Sysnopsis (ringkasan), Description (deskripsi), Solution (solusi), Plugin Information (informasi plugin), Risk Information, dan Plugin output.
1)        Synopsis (ringkasan)
Berisi tentang ringkasan dari hasil scan, yaitu “Hal ini memungkinkan untuk mendapatkan informasi dari remote host”.
2)        Description (deskripsi)
Deskripsi menjelaskan deskripsi/ gambaran  dari mDNS, yaitu didapatnya informasi tentang jenisnya sistem operasi dan versi yang tepat, nama host, dan daftar layanan sedang berjalan.
3)        Solution (solusi)
Diperoleh solusi, “Menyaring lalu lintas masuk ke port UDP 5353 jika diinginkan.”
Maksudnya, untuk mencegah terjadnya serangan, sitarget harus membatasi jalur port UDP 5353.
4)        Plugin Informasi
Disana kita dapat mengetahui tipe plugin yang digunakan yaitu remote, plugin publication date(waktu publikasi plugin), dan plugin last modification date (waktu modifikasi terakhir plugin).
5)        Risk information (informasi resiko)
Disana diberikan hasil tentang tingkat resiko, CVSS base score, dan CVSS Vector Score.
6)        Plugin Output (informasi yang didapat)
Disana dijelaskan bahwa nessus berhasil mendapatkan informasi tentang mDNS hostname, Advetised service (service name, port number), CPU type, dan OS yang digunakan.
Penjelasannya seperti gambar dibawah ini :



BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Berdasarkan uraian di atas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
a.         Jaringan komputer internet yang sifatnya publik dan global pada dasarnya kurang aman.
b.        Untuk meningkatkan keamanan jaringan internet dapat menggunakan beberapa metode, contohnya metode authentikasi, penggunaan metode enkripsi-dekripsi, dan menggunakan Firewall.
c.         Kelemahan suatu sistem jaringan dapat dilihat dengan menggunakan tool-tool seperti scanner, TCP/IP assembler, Network Protocol Analyzer, dan lain-lain.
d.        Selain teknologi yang berguna untuk menjaga keamanan jaringan internet, faktor orang, dalam hal ini pengguna jaringan internet, harus juga mempunyai etika berinternet yang baik.
Nessus adalah sebuah program yang berfungsi sebagai  security scanner  yang akan mengaudit jaringan yang dituju lalu menentukan kelemahan-kelemahan dari jaringan yang dituju. Nessus juga dapat menghasilkan informasi berupa deskripsi target, kondisi target, serta solusi dari kelemahan/ permasalahan yang dialamai komputer target.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Nessus, kunjungi situs resminya diwww.nessus.org Nessus. Selamat Scanning!


DAFTAR PUSTAKA

W. Purbo, Onno. 2002. TCP/IP. Jakarta : PT. Gramedia.
Wiharjito, Tony. 2002. Keamanan Jaringan Internet. Jakarta : PT. Gramedia.
Wijaya, Hendra. 2002. Cisco Router. Jakarta : PT. Gramedia.
http://www.nessus.org diakses pada tanggal 9 mei 2013 22.20 wib      
Mursetiono. Irwanto. 2002. Bab II Aplikasi Pendukung

Setiawan, Thomas. 2004. Analisis Keamanan Jaringan Internet Menggunakan Hping, Nmap, Nessus, dan Ethereal, Bandung, Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung



untuk toutorial nya bisa di liyat di youtobe
Share this Article on :
 

© Copyright Alexbucely 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.